Tiana
(Disney)
|
Tiana
|
|
|
|
|
|
Pencipta
|
John Musker
Ron Clements |
|
Informasi
|
|
|
Jenis kelamin
|
Wanita
|
|
Keluarga
|
James (ayah)
Eudora (ibu) |
|
Pasangan
|
Pangeran Naveen
|
Tiana adalah tokoh fiksi dan utama dari
film Disney tahun 2009, The
Princess and the Frog. Film ini berlatar belakang di New Orleans, Amerika Serikat. Pengisi suara
Tiana adalah Annika Noni Rose. Tiana adalah Puteri Disney yang kesembilan dan
menjadi seorang puteri setelah menikah dengan Pangeran Naveen. Tiana dipanggil
'Tia' oleh sahabatnya, Charlotte.
1. Perkembangan
Tiana adalah
puteri Afrika-Amerika pertama dalam waralaba Disney Princess dan puteri Amerika
kedua setelah Pocahontas. Juru bicara
Disney, Heidi Trotta menyatakan "Puteri Tiana akan menjadi pahlawan dalam
tradisi kisah cerita animasi Disney, dan semua karakter lainnya serta aspek
dari cerita akan diperlakukan dengan hormat dan kepekaan."
2. Profil
A. Pakaian
Tiana kecil
memakai baju hijau saat berkunjung ke rumah Charlotte dan baju tidurnya
berwarna kuning.
Tiana dewasa
memakai baju biru saat pulang dari bekerja di Cal's. Kemudian siang harinya,
dia berganti pakaian dengan warna kuning saat bekerja di Duke's. Di Mardi Gras,
Tiana berkostum cokelat sebelum dipinjami gaun biru tanpa lengan berkilauan
milik Charlotte.
Saat diberi ilusi
oleh Facilier, tampak Tiana mengenakan gaun tanpa lengan dengan selendang
bulu-bulu di lengannya. Roknya membelah di bagian depan. Tampak antingnya
berwarna putih dan gelangnya keemasan. Dia juga memakai kalung emas. Di
kepalanya terdapat sehelai bulu putih sebagai hiasan.
Ketika menikah di
rawa, Tiana mengenakan gaun hijau muda yang bertumpuk dan berkilauan. Gaun
pengantinnya bernuansa bunga teratai. Roknya menyerupai bunga teratai. Ada
bunga putih di pinggangnya. Bagian depan bajunya juga menyerupai kelopak bunga
teratai. Dia mengenakan kaus tangan panjang ke siku berwarna hijau kekuningan
muda. Mahkotanya juga mirip bunga teratai dengan kerudung panjang berbentuk
bunga nan berkilau di belakang. Kalungnya manik-manik, begitu pula anting
bulatnya.
Saat menikah di
gereja, gaun Tiana lebih sederhana. Warnanya putih gading dengan sedikit warna
hijau. Ada bunga teratai putih di pundaknya. Rambutnya disanggul tinggi dengan
penyekat mahkota permata hijau. Kerudungnya putih panjang sampai ke kaki. Kaus
tangannya kali ini putih pendek. Bagian bawahnya roknya berlipat dengan bagian
depan lebih pendek daripada bagian belakangnya.
Saat membeli bangunan
untuk restoran, baju Tiana berwarna oranye. Saat merenovasi bangunan, bajunya
hijau muda lalu berganti biru. Setelah restorannya jadi, dia berganti baju
hijau tua. Akhirnya, Tiana sebagai pemilik restoran Tiana's Palace, memakai
baju hijau muda yang warnanya mirip gaun pengantinnya. Kaus tangannya panjang.
Baju bagian atasnya berenda. Roknya sebawah lutut. Antingnya hijau sepert
permata di mahkota emasnya dan sepatunya.
B. Penampilan
a)
The Princess and the Frog
Kisah ini terjadi di New Orleans tahun 1912. Tiana
kecil berteman baik Charlotte. Ibu Tiana, Eudora adalah penjahit pakaian
Charlotte. Dia biasa menceritakan dongeng pada Tiana dan Charlotte seperti
dongeng Pangeran Kodok. Charlotte mau mencium kodok supaya berubah menjadi
pangeran dan dia akan menikahi pangeran itu sementara Tiana sama sekali tidak
mau mencium kodok karena jijik.
Tiana gemar memasak seperti ayahnya,
James, seorang pekerja keras. Tiana dan ayahnya bermimpi mempunyai restoran
sendiri. Tiana berharap pada Bintang Malam tentang keinginannya mempunyai
restoran. Ayahnya mengingatkan Tiana untuk tidak melupakan yang lebih penting.
Beberapa tahun kemudian, ayah Tiana
meninggal. Tiana tidak melupakan impian ayahnya memiliki restoran. Tiana pun
bekerja keras. Dia menabung dan hampir membeli sebuah bangunan untuk
restorannya.
Suatu saat seorang pangeran dari
Maldonia datang ke New Orleans tepat saat perayaan Mardi Gras akan
diselenggarkan di rumah Charlotte. Charlotte sangat gembira dan membayar Tiana
untuk membuatkan beignet. Akhirnya, uang Tiana pun cukup untuk membeli sebuah
bangunan.
Sementara itu, Pangeran Naveen dari
Maldonia baru saja mendapatkan bahwa tunjangan uang dari orangtuanya telah
dicabut. Dia manja dan gemar bersantai, bermain gitar serta menggoda
perempuan-perempuan di New Orleans. Pelayannya, Lawrence mengingatkan Naveen
bahwa uangnya sudah tidak ada. Naveen hanya mempunyai dua pilihan yaitu
menikahi gadis kaya seperti Charlotte atau bekerja.
Setelah bermain musik, Naveen bertemu
penyihir voodoo yang miskin
bernama Facilier atau biasa dijuluki manusia bayangan. Naveen tertipu oleh
Facilier dan justru diubah menjadi kodok sementara Facilier mengubah Lawrence
menjadi seperti Naveen selama dia memakai jimat berisi darah Naveen. Lawrence
diajak bekerja sama dengan Facilier supaya mereka bisa menjadi lebih kaya.
Di pesta Mardi Gras, Tuan Fenner
bersaudara, penjual bangunan itu memberitahu Tiana bahwa uangnya kurang banyak
untuk membeli bangunan itu dibandingkan penawar lain. Padahal, sebelumnya
mereka sudah berjanji pada Tiana untuk menyerahkan bangunan itu saat Mardi
Gras. Tiana yang kesal menarik kostum Tuan Fenner dan jatuh mengenai beignet di
meja tanpa sengaja dan mengotori bajunya sendiri. Charlotte pun meminjamkan
gaunnya. Tiana yang sedih berharap pada Bintang Malam. Charlotte sendiri asyik
berdansa dengan Lawrence yang memakai sosok Naveen.
Pada saat yang bersamaan seekor kodok
muncul. Tiana hanya berbasa-basi dan bertanya pada si kodok, "Aku kira kau
mau sebuah ciuman?" Tidak disangka kodok yang ternyata Pangeran Naveen itu
menjawab Tiana. Tiana terkejut dan melempari boneka-boneka pada Naveen sebelum
akhirnya setuju untuk mencium Naveen untuk bayaran uang.
Ternyata Naveen
tidak berubah menjadi manusia sementara Tiana malah menjadi kodok. Rupanya
karena Tiana bukan puteri, maka Naveen tidak dapat menjadi manusia. Tiana
menyalahkan Naveen untuk semua ini. Mereka dikejar Stella, anjing Big Daddy
ayah Charlotte dan meninggalkan pesta Mardi Gras menuju rawa.
Setelah bermalam
di rawa, keesokan harinya Tiana dan Naveen bertemu Louis, seekor buaya yang
bermimpi bisa bergabung di sebuah band dan memainkan terompet. Louis
memberitahu mereka untuk menemui ahli voodoo yang buta bernama Mama Odie supaya
mereka bisa menjadi manusia lagi. Mereka bertiga pun mencari Mama Odie.
Malam harinya,
Naveen yang lapar hendak memakan nyamuk. Tiana juga tertarik dan tanpa sengaja
lidah mereka tersangkut. Ketika Louis mencari tongkat untuk melepaskan lidah
mereka, seekor kunang-kunang Cajun bernama Ray datang menolong mereka.
Karena Louis salah
arah, Ray menjadi pemandu mereka. Di hutan, Tiana ribut dengan Naveen karena
pandangan mereka yang berbeda. Tiana adalah pekerja keras sementara Naveen
hanya bermalas-malasan. Naveen menganggap Tiana tidak asyik. Saat itu, pemburu
kodok berusaha menangkap Tiana dan Naveen. Tiana yang akhirnya tertangkap
dibebaskan Naveen. Sejak itu, hubungan Tiana dan Naveen menjadi lebih baik,
bahkan Naveen menganggap Tiana seseorang yang asyik.
Tiana memasak
gumbo untuk makan malam mereka. Naveen yang selalu dilayani pelayan, termasuk
menyikat giginya sendiri, belajar mengiris jamur dengan Tiana. Setelah makan
malam, Ray menyanyikan lagu cinta sambil mengenalkan Evangeline, Bintang Malam
yang dicintai Ray. Naveen mengajak Tiana berdansa.
Setelah berdansa,
Naveen ditarik oleh bayangan-bayangan jahat kiriman Facilier karena darah
Naveen yang dibutuhkan untuk jimat Lawrence telah habis. Sinar dari obor Mama
Odiepun menghancurkan bayangan-bayangan itu. Mereka bertemu Mama Odie!
Menurut Mama Odie,
untuk menjadi manusia, Naveen harus mencium putri. Charlotte menjadi putri
Mardi Gras karena Big Daddy terpilih menjadi raja Mardi Gras. Namun Mardi Gras
akan berakhir jam 12 malam itu. Tiana dan Naveen harus segera kembali ke Mardi
Gras. Naveen juga menyadari dia mencintai Tiana dan tidak ingin bermalasan
lagi. Naveen ingin bekerja keras untuk mewujudkan impian Tiana memiliki
restoran.
Di kapal menuju
daratan, Naveen ingin melamar Tiana. Dia menyiapkan makan malam romantis dengan
potongan buah. Namun rencananya batal ketika Tiana melihat bangunan yang gagal
dibelinya. Tiana harus membayar uang untuk membeli bangunan itu besok. Naveen
sadar dia tidak bisa cepat memperoleh banyak uang kecuali menikahi Charlotte
dan memberi uang pada Tiana. Saat meninggalkan Tiana, Naveen ditangkap oleh
bayangan Facilier yang lain.
Tiana turun dari
kapal bersama Ray dan Louis. Ketika dia melihat 'Naveen' yang sebenarnya
Lawrence akan menikah dengan Charlotte, Tiana patah hati. Ray tahu 'Naveen' itu
tidak mungkin Naveen asli karena Tiana masih berwujud kodok.
Ray membebaskan
Naveen dari kotak perangkap. Naveen menarik jimat Lawrence dan memberikan jimat
itu pada Ray untuk dibawa pergi. Lawrence pun menjadi Lawrence kembalidan
segera bersembunyi di bangunan.
Ray pun dikejar
oleh bayangan tersebut beserta Facilier. Ray memberitahu Tiana bahwa yang
dilihatnya bukanlah kenyataan sambil menyerahkan jimat itu pada Tiana. Ray
menghancurkan bayangan jahat tersebut dengan sinarnya, tetapi dia sendiri
ditampar dan diinjak Facilier.
Tiana hendak
menghancurkan jimat itu, tetapi Facilier memberinya ilusi. Jika Tiana
memberikan jimat itu pada Facilier, Facilier akan mengubah Tiana menjadi
manusia dan memberi restoran mewah pada Tiana, seperti impian ayahnya. Tetapi
Tiana sadar bahwa ayahnya memang tidak mendapatkan apa yang dia inginkan,
tetapi ayahnya mendapatkan apa yang dia butuhkan, yaitu cinta. Tiana menolak
tawaran Facilier dan menghancurkan jimat itu. Facilier ketakutan. Dia ditarik
bayangan dan meninggal.
Lawrence yang
menipu akhirnya ditangkap. Naveen menemui Charlotte, meminta ciuman dan setuju
untuk menikahinya tetapi Charlotte harus memberikan Tiana restoran. Tiana
menghampiri Naveen. Ia mengatakan bahwa mimpinya tidak akan sempurna tanpa
Naveen.
Charlotte terharu
dengan kisah seperti dongeng ini. Dia mau mencium Naveen tanpa harus
menikahinya, tetapi jam telah berdentang lewat jam 12. Naveen dan Tiana tetap
menjadi kodok. Mereka diberi kabar bahwa Ray hampir meninggal. Setelah
meninggal, Ray menjadi bintang malam juga, mendampingi Evangeline.
Tiana dan Naveen
menikah sebagai kodok, disaksikan binatang-binatang hutan dan Mama Odie. Ketika
mereka berciuman, mereka berubah menjadi manusia. Ketika Tiana menjadi istri
Naveen, Tiana menjadi puteri dan ciumannya melepaskan kutukan.
Tiana membeli
bangunan impiannya dan bersama Naveen, mereka merenovasi bangunan itu menjadi
restoran bernama Tiana's Palace. Merekapun hidup bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar